Array dalam Bahasa Pemrograman C++

1 min read

Array dalam bahasa pemrograman C++ juga tidak jauh beda dengan array pada umumnya.

Array merupakan tipe data terstruktur yang berguna untuk menyimpan sejumlah data yang bertipe sama. Bagian yang menyusun array disebut elemen array(isi), yang masing-masing elemen dapat diakses tersendiri melalui indeks array.

Array dalam Bahasa Pemrograman C++

Variabel array dideklarasikan dengan mencantumkan tipe dan nama variabel yang diikuti dengan banyaknya lokasi memori yang ingin dibuat.

Deklarasi variabel array dalam bahasa pemrograman c++ : 

int c[5];

Inisialisasi variabel array secara langsung : 

int c[5] = {-45, 0, 6, 72, 1543};

Contoh deklarasi variabel array dalam bahasa pemrograman c++ sekaligus mengisi setiap lokasi memorinya dengan nilai 0 : 

int x[5] = {0};

Contoh membuat variabel array dalam bahasa pemrograman c++ dengan 10 lokasi memori : 

int x[ ] = {10, 15, 12, 5, 13, 9, 6, 17, 25, 31};

Macam – macam array dapat dibedakan menjadi :

1. Array berdimensi satu

Misalkan kita ingin membuat program untuk mencari nilai rata-rata dari 5 buah data nilai yang diinputkan oleh user.  Yaitu data-data akan disimpan dalam satu baris array, sehingga hanya dibutuhkan satu pernomoran indeks.

Bentuknya :  Tipe nama_var[ukuran];  *Tipe : menyatakan jenis elemen array (int, char, unsigned, dll). *Ukuran : menyatakan jumlah maksimal elemen array.

2. Array Berdimensi dua.

Array dua dimensi sering digambarkan sebagai sebuah matriks.
Array berdimensi dua memberikan kita kesempatan untuk menyimpan data baik dalam bentuk baris maupun dalam bentuk kolom. Oleh karena itu dibutuhkan dua buah nilai indeks. Bentuknya :

Tipe nama_var [jumlah_baris] [jumlah_kolom];

*Tipe : menyatakan jenis elemen array (int, char, unsigned, dll).

Contoh pengaksesan :

data_lulus[2][3] = 4;

Artinya, memberikan nilai 5 ke baris 1 kolom 2 (baris dan kolom dimulai dari 0).

cout<<data_lulus[2][3];

Artinya, menampilkan elemen data_lulus dengan subscript pertama (baris) berupa 2 dan subscript kedua (kolom) berupa 3.

Kelebihan Array :

  • Merupakan struktur penyimpanan data yang paling mudah.
  • Tipe data yang mampu menampung lebih dari satu data.
  • Memori ekonomis, bisa semua elemen terisi.
  • Waktu akses sama setiap elemen.
  • Dapat diakses secara random.

Kekurangan Array :

  • Boros memory jika banyak elemen yang tidak digunakan.
  • Merupakan struktur penyimpanan data yang statis.
  • Kebanyakan bahasa pemrograman mengimplementasikan array statis yang sulit diubah ukurannya di pada waktu eksekusi. Bila penambahan dan pengurangan terjadi terus-menerus, maka representasi statis.

Leave a Reply